Selasa, 03 April 2018

Sistem manajemen pembelian purchasing Restoran

Elemen Dasar Manajemen
¤ Manajemen beroperasi melalui bermacam fungsi, biasanya digolongkan pada perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan/motivasi dan pengaturan
¤ Perencanaan: memutuskan apa yang harus terjadi di masa depan (hari ini, minggu depan, buland epan, tahun depan, setelah lima tahun, dsb.) dan membuat rencana untuk dilaksanakan
¤ Pengorganisasian: membuat penggunaan maksimal dari sumberdaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan rencana dnegan baik
¤ Leading/Kepemimpinan dan motivasi: memakai kemampuan di area ini untuk membuat yang lain mengambil peran dengan efektif dalam mencapai suatu rencana
¤ Pengendalian: monitoring -- memantau kemajuan rencana, yang mungkin membutuhkan perubahan tergantung apa yang terjadi




Sistem manajemen pembelian purchasing Restoran.Menurut Cousin dkk, produk restoran ditentukan oleh lima faktor, yaitu:
•    Faktor makanan dan minuman. Terdiri dari variabel jenis /menu masakan, variasi pilihan menu, rasa, tekstur, dan presentasi.
•    Faktor pelayanan (service). Terdiri dari variabel pilihan jenis pelayanan, fasilitas reservasi atau pemesanan tempat duduk, ketersediaan pembayaran dengan kartu kedit, tersedianya pilihan ukuran porsi, akses terhadap informasi kesehatan, dan ketersediaan kursi untuk balita (high chairs).
•    Faktor kebersihan dan higienitas. Terdiri dari faktor staff grooming, kebersihan pakaian seragam karyawan, daftar menu yang bersih dan rapi, suhu penyajian makanan dan minuman, dan kebersihan area keseluruhan.
•    Faktor harga. Terdiri atas kesesuaian antara kepuasan yang diperoleh dengan sejumlah uang yang dikeluarkan pelanggan.
•    Faktor atmosfir/suasana. Terdiri dari desain, dekorasi, pencahayaan, pengaturan suhu udara, furnishing, tingkat kegaduhan (noise level), perilaku tamu-tamu yang ada di restoran, dan perilaku karyawan. Atmosfer dalam operasional makanan dan minuman dapat dibagi atas atmosfer yang dilihat, yang didengar, disentuh, dirasakan, dan yang dibaui.


Menurut Nyoman Suarsana dalam buku Siklus Pengadaan Barang, Aplikasi di Perhotelan dan Restoran (2007, p2) purchasing department merupakan tempat atau pusat dilakukannya transaksi pembelian segala jenis barang keperluan operasional hotel, sehingga bagian pembelian ini sering dikatakan sebagai pusat pembelian pada perusahaan atau hotel yang bersangkutan.

Rabu, 28 Maret 2018

Sistem Manajemen Akunting Guesthouse


Meskipun kita menggunakan asumsi bahwa fungsi biaya bersifat berkelanjutan, namun dalam kenyataannya beberapa fungsi biaya mungkin tidak berkelanjutan. Hal ini disebut dengan fungsi biaya step (step cost function), yakni memiliki tingkat biaya yang konstan selama rentang penggunaan (output) aktivitas tertentu dan untuk selanjutnya meningkat hingga tingkat biaya yang lebih tinggi pada beberapa titik dan sifatnya tetap untuk rentang aktivitas serupa. Sumber daya diperoleh dalam jumlah tertentu (berkelompok).  
Ada dua jenis biaya step:
Biaya Variabel Step (step variable cost) Dalam biaya variabel step, lebar step kecil dan biaya sumber daya berubah sebagai akibat perubahan kecil dalam penggunaan sumber daya. Biasanya biaya variabel step dianggap sebagai biaya variabel yang ketat.
Biaya Tetap Step (step fixed cost) Biaya tetap step merupakan biaya yang mengikuti perilaku biaya dengan step lebar. Banyak committed resources yang mengikuti fungsi biaya ini. Biaya tetap step dikategorikan sebagai biaya tetap. Kebanyakan biaya tetap step bersifat tetap selama rentang operasi normal perusahaan.  




 Sistem Manajemen Akunting Guesthouse.Kini Simply Homy hadir mewarnai Guest House dengan varian pelengkap dibanding Guesthouse pada umumnya. Dimana Simply Homy memiliki staff yang biasa disebut butler 24 jam full siap memberikan pelayanan kepada tamu. Simply Homy sendiri dikelola secara profesional oleh manajemen khusus dengan pelatihan dan standarisasi seperti hotel bintang 5, dimana Simply Homy menggunakan konsultan perhotelan bintang 5.



 Informasi ini sangat berguna sebagai pedoman untuk mengambil kebijakan untuk masa yang akan datang berdasarkan data historis dari laporan keuangan.